Dokumentasi Bahasa

Apa Itu Dokumentasi Bahasa dan Bagaimana Dokumentasi Bahasa Dilakukan?

Orientasi Data

Inti dari suatu dokumentasi bahasa adalah melakukan anotasi audio- dan video yang terhadap kegiatan-kegiatan komunikasi alami yang mencakup beragam wacana yang luas. Seluruh bentuk utama dari kegiatan komunikasi yang terjadi dalam masyarakat penutur dikumpulkan selengkap mungkin. Cuplikan-cuplikan dari setiap bentuk kegiatan komunikasi akan direkam, termasuk percakapan sehari-hari, ujaran ritual, teks-teks prosedur dalam aktifitas-aktifitas umum, sejarah lisan, pengetahuan otobiografi dan juga interaksi dengan masyarakat penutur tetangga. Sebanyak mungkin, spesimen dari masing-masing tipe dari situasi komunikasi direkam untuk dokumentasi.

Selain data-data utama di atas, suatu bentuk pendokumentasian juga berisi komponen-komponen berikut ini:

rincian dari kerja lapangan (anggota tim, outline dari prosedur-prosedur umum, metode yang digunakan dalam mengumpulkan data, kajian keakuratan dan juga kealamian data)

  1. deskripsi tentang keadaan linguistik suatu bahasa, termasuk informasi tentang hubungan genetik bahasa tersebut.
  2. sistem penulisan (ortografi) yang jelas, penafsiran teks yang baik, dan penerjemahan yang kontekstual menjadi standar dalam usaha penulisan tata bahasa suatu bahasa.
  3. ciri-ciri utama tipologi dan rincian penjelasan dari kondisi sosiolinguistik (dialek, kontak situasi).
  4. informasi umum tentang masyarakat penutur (organisasi sosial, geografi, sejarah, dll) termasuk referensi-referensi dan karya-karya lain yang lebih terperinci di bidang lain seperti antropologi, sejarah dan ekonomi.
  5. database leksikal

Dokumentasi bahasa di CELD bersifat multifungsi. Terdapat dua aspek penting dalam sistem dokumentasi di CELD yang juga mengandung prinsip multifungsi. Pertama, isi dokumentasi harus menarik dan dapat digunakan oleh berbagai kelompok pengguna. Kedua, dokumen harus dibuat dalam format yang dapat diakses oleh berbagai pengguna. Untuk kedua ciri ini, sangatlah penting bahwa berbagai pengguna harus menyatakan bentuk dan format dokumentasi yang diinginkan. Semua pengambilan keputusan, konsultasi dan uji coba dilakukan dengan cara bekerjasama dengan masyarakat penutur.

Pengarsipan dan Akses

Seluruh data yang diproses diserahkan ke arsip digital bahasa-bahasa terancam punah, misalnya The Language Archive (sebelumnya arsip DoBeS) di Max Planck Institute di Nijmegen (DoBeS), Belanda atau PARADISEC, Australia. Hal-hal yang sensitif akan ditutup dari penggunaan umum sesuai dengan permintaan para kontributor dan masyarakat penutur. Sebagai tambahan bahwa selain penyerahan pemrosesan data ke arsip digital, arsip dokumentasi akan tersedia juga di CELD Manokwari dan jika diinginkan, secara lokal di masyakat penutur dalam format yang ditentukan oleh para kontributor.